Pertemuan 4(Titik leleh dan Gaya Ikatan Antar Molekul)
Gaya Antar Molekul
Gaya antar molekul adalah gaya
tarik-menarik yang terjadi diantara molekul-molekul yang saling berdekatan.
Pada suhu tertentu, kekuatan tarikan dari gaya antar molekul ini dapat
menentukan wujud zat, apakah gas, cair, atau padat.
1. Gaya Van der Waals
Gaya
Van der Waals atau disebut juga gaya dipol-dipol adalah gaya yang terjadi di
antara molekul-molekul yang memiliki sebaran muatan tidak homogen, yaitu
molekul-molekul dipol atau molekul polar. Gaya yang berasal dari gaya
elektrostatik ini diusulkan pertama kalinya oleh Johannes Van der Waals
(1837–1923).
Gaya ini terjadi ketika bagian molekul dipol yang
bermuatan positif berinteraksi dengan bagian molekul lain yang bermuatan
negatif.
2.
Gaya London
Gaya London adalah gaya yang terjadi pada atom atau molekul,
baik polar maupun non polar. Gaya yang dikemukakan oleh Fritz London ini (1930)
disebut juga gaya dispersi, yaitu gaya yang timbul karena adanya gesekan
sementara (dipol sementara) pada muatan elektron dalam molekul homogen.
Pengaruh Gaya Antar Molekul terhadap Sifat Fisika
1. Pengaruh
ikatan hidrogen terhadap titik didih dan titik leleh
2. Pengaruh gaya London terhadap
titik didih dan titik leleh
3. Pengaruh gaya antar molekul
terhadap wujud gas nitrogen
4. Pengaruh gaya antar molekul
terhadap kekentalan cairan
5. Pengaruh gaya antar molekul
terhadap kelarutan
Komentar
Posting Komentar